Thu. Feb 5th, 2026

Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Transportasi Laut dan Darat

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap transportasi laut dan darat guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa angkutan. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap tantangan dan dinamika yang terus berkembang di sektor transportasi, serta untuk mendukung target nasional dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam beberapa tahun terakhir, transportasi laut di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk kapasitas pelabuhan yang belum memadai, pengawasan terhadap kapal asing dan kapal berbendera asing, serta keselamatan pelayaran. Untuk mengatasi hal tersebut, Kemenhub memperkuat pengawasan melalui peningkatan inspeksi kapal, penegakan hukum terhadap pelanggaran, serta penerapan teknologi baru seperti sistem Automated Identification System (AIS) dan Vessel Traffic Service (VTS). Sistem ini memungkinkan pengawasan yang lebih akurat dan real-time terhadap pergerakan kapal di wilayah perairan Indonesia.

Selain itu, Kemenhub juga mengintensifkan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran melalui regulasi yang ketat dan pelatihan bagi awak kapal. Penegakan standar keselamatan internasional seperti International Maritime Organization (IMO) juga diupayakan agar kapal-kapal yang beroperasi di perairan Indonesia memenuhi standar global. Hal ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan laut dan memastikan bahwa kegiatan pelayaran berlangsung aman dan tertib.

Di bidang transportasi darat, pengawasan juga terus diperkuat terutama terhadap kendaraan umum seperti bus, truk, dan angkutan kota. Kemenhub memperketat pengujian kendaraan dan pengawasan terhadap kondisi teknis serta kelayakan jalan. Selain itu, pengawasan terhadap operasional angkutan umum yang meliputi jam operasional, rute, serta ketertiban di lapangan juga menjadi prioritas utama. Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan CCTV di titik-titik rawan menjadi salah satu inovasi yang membantu pengawasan secara lebih efektif dan efisien.

Kemenhub juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi petugas pengawas di lapangan. Hal ini penting agar pengawasan yang dilakukan benar-benar profesional dan mampu menangani berbagai permasalahan yang muncul di lapangan. Selain itu, penguatan kerjasama antar lembaga terkait seperti Kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya juga menjadi bagian dari strategi pengawasan yang terpadu.

Dalam rangka meningkatkan pengawasan, Kemenhub tidak hanya bergantung pada teknologi dan regulasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat pengguna jasa transportasi. Sosialisasi dan kampanye keselamatan di jalan dan laut dilakukan secara rutin agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil Kemenhub dalam meningkatkan pengawasan transportasi laut dan darat menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan handal. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi di Indonesia. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan terintegrasi, diharapkan sektor transportasi nasional dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

By admin

Related Post